Week 2 – Sistem Operasi & Evolusinya

Sistem operasi singkatnya adalah program yang mengatur eksekusi  program lainnya. Ada pula pengertian lainnya yaitu sebuah perantara aplikasi dengan hardware-nya.

Dari pengertian tersebut, kita tahu bahwa sistem operasi menjadi sebuah pusat di mana dia akan mengatur berbagai macam eksekusi program lainnya yang sedang berjalan pada saat itu juga. Maka dari itu diperlukan beberapa syarat desain guna terciptanya sebuah sistem operasi yang mampu menjalankan tugasnya secara baik. Apa saja syaratnya?

  • Kenyamanan

User tidak akan kebingungan dalam mengoperasikannya, serta tampilan yang disajikan terlihat sangat menarik.

  • Efisiensi

Dapat menempatkan/mengalokasikan sumber daya yang ada pada sistem komputer secara efisien terlebih banyaknya eksekusi yang dijalankan dalam waktu yang bersamaan.

  • Kemampuan untuk berevolusi

Dapat memudahkan pengembangan, pengujian, serta perbaikan sistem seiring dengan munculnya hardware-hardware jenis baru.

OS_logos

Evolusi Sistem Operasi

1. Serial Processing (1945 – 1950)

Ciri-ciri:

  • Tidak ada sistem operasi
  • Programmer juga ikut mengoperasikan mesin tersebut dengan cara berinteraksi langsung dengan hardware-nya.

Masalah:

  • Scheduling (penjadwalan)
  • Setup time

2. Simple Batch System (1955 – 1965)

Ciri-ciri:

  • Ada sebuah software yang dikenal dengan nama monitor
  • Operator memasukkan daftar job
  • Mengatur antrian job dan secara otomatis menjalankannya

Masalah:

  • Tidak bisa multitasking
  • Memory protection
  • Privileged instruction

3. Multiprogrammed Batch System (1965 – 1980)

Masalah:

  • Utilisasi prosesor (penggunaan prosesor) yang rendah

4. Time-sharing System

Ciri-ciri:

  • Memberi batasan waktu untuk setiap job

Masalah:

  • Proteksi/perlindungan data untuk setiap job di dalam memori

5. Personal Computer (1980 – Sekarang)

Dan yang terakhir adalah PC yang sampai sekarang kita masih sering gunakan. Kita tahu banyak sekali kelebihan yang ada pada PC dibandingkan dengan pendahulu-pendahulunya. Seperti misalnya kemampuan untuk multitasking (user dapat membuka banyak aplikasi secara bersamaan), responsiveness (kecepatan, temperatur), dan tentunya kenyamanan user itu sendiri.